Mengintip Kantor GOOGLE Di Indonesia


Google siapa yang tidak kenal dengan raksasa search engine satu ini kalau di indonesia lebih di kenal dengan MBAH GOOGLE. Setelah memiliki 129 kantor perwakilan di 57 negara, Google akhirnya membuka kantor perwakilan di Indonesia, tepatnya di Lantai 16 Sentral Senayan II, Jakarta Selatan.

Kecintaan Google terhadap produk dalam negeri juga terlihat dari logo Google dengan ukiran cap batik, barang jajanan pasar khas Indonesia ataupun sebuah becak yang dipajang diatas langit-langit kantor. 

"Failure is important! Google sukses karena sering gagal. Banyak produk kami yang gagal total di pasaran. Contohnya Google Video Player, Google Answers, Google Buzz, dan masih banyak lagi. Kita belajar dari kegagalan, dan kita tidak malu untuk gagal," ujar Krishna yang bercerita tentang resep sukses Google.

"Inovasi produk hadir gara-gara kami diberi kebebasan."So, what makes Google, Google?" Krishna memaparkan. "Pertama, dedikasikan waktu untuk diri sendiri. Karyawan Google diberikan waktu luang untuk mencari tahu apa yang menjadi gairah mereka. Kedua, jangan takut dengan sesuatu yang baru. Tapi kalau gagal, pelajari dan cepat move on. Perbaiki. Ada yang gagal, ada yang sukses. Tak mengapa, yang penting sudah dicoba. Dan terakhir, jangan terlalu serius dalam menyikapi segala hal yang ada."

Lalu apa saja yang akan dilakukan Google di Indonesia? "Dengan adanya kantor baru ini, kami dipersiapkan untuk berkontribusi bagi konsumen dan bisnis di Indonesia, agar mereka mendapatkan manfaat lebih dari internet," tambahnya. 

Target utama Google adalah membangun ekosistem online di Indonesia. Untuk mewujudkannya, Google juga tengah menguji coba program Balon Wifi dan Passport Wifi. Tujuannya agar pengguna di Indonesia lebih mudah untuk mendapatkan akses internet dengan tarif murah atau gratis.

"Tahun depan kami akan terus memperbaiki layanan, terutama layanan peta, pengembangan konten lokal di Youtube, pemberdayaan usaha kecil menengah, dan edukasi sistem operasi Android," lanjut Krishna. Langkah Google untuk mendigitalkan Indonesia dimulai dari pemetaan. Untuk layanan peta, Google akan terus memperbaiki layanan Google Maps terutama fitur Google Street View. Saat ini layanan Google Street View baru ada di Jakarta, Surabaya, dan Bali.

Selain itu, Google juga punya program untuk mendigitalisasi seluruh peninggalan budaya di tanah air. Saat ini, project telah dilakukan dengan memasukkan seluruh konten yang ada di museum nasional ke dalam layanan Google. Dikatakan oleh Google, layanan yang paling banyak diakses di Google setelah pencarian melalui search engine adalah YouTube. Layanan video sharing ini merupakan situs yang paling banyak dikunjungi setiap hari.

Fokus lain dari Google ialah mengembangkan platform online untuk membantu usaha kecil menengah (UKM) mengembangkan bisnisnya, khususnya para startup lokal yang mulai banyak hadir di negeri ini. "Google sangat dekat dengan UKM karena Google awalnya juga dari startup. Jadi ini kewajiban kami untuk ikut membantu pengembangan UKM supaya melek online," tutupnya.

















Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mengintip Kantor GOOGLE Di Indonesia"

Post a Comment