Inilah Beda Takdir, Nasib Dan Keberuntungan

Sering kali ada orang yang berkata saya ini miskin mungkin sudah takdir saya jadi orang maskin tapi taukah sobat perbedaan antara TAKDI, NASIB DAN KEBERUNTUNGAN mari kita bahas tentang ketiganya disini:

NASIB
Sering kali kita mendengar ‘yaa kalo udah nasib mau gimana lagi..’ sebenarnya apa sech arti dari nasib itu..? nasib adalah suatu keadaan dimana manusia telah melakukan kegiatan yang menghasilkan nilai baik atau buruk tergantung dari manusia itu sendiri. Jadi dapat dikatakan bahwa, manusialah yang menentukan nasibnya sendiri, bukan Penciptanya. Tidak sedikit manusia menyalahkan Penciptanya oleh karna kehidupannya yang buruk, dan tidak sedikit pula yang mengatakan bahwa ‘ini adalah hasil kerja keras saya sendiri’.Jika demikian, lalu dimanakah peran Sang Pencipta saat manusia itu mengalami hal baik..? Sepertinya tidak adil jika manusia itu menyalahkan Penciptanya disaat kehidupannya buruk dan tidak mengikutsertakan Penciptanya disaat kehidupannya baik. Setiap kegiatan yang manusia lakukan adalah atas kehendaknya sendiri, namun hasil dari apa yang telah manusia lakukan, Sang Pencipta telah memberikan berkatNya masing-masing atas setiap kegiatan yang telah dilakukan oleh manusia itu.

Hasan adalah seorang lulusan sarjana fakultas ekonomi jurusan akuntansi, dia merupakan seorang yang pintar dan cerdas dibidangnya, dia benar-benar menguasai dan paham benar mengenai siklus-siklus akuntansi ataupun hal-hal yang berhubungan dengan akuntansi. Dengan pengalaman kerja yang banyak dan memiliki nilai memuaskan di beberapa perusahaan, hasan merasa yakin akan kemampuan dalam dirinya. Suatu hari hasan melamar kerja di salah satu perusahaan terkenal di Jakarta, posisinya pun menantang disaat hasan berusia 28 tahun. Persyaratan yang ditentukan perusahaan itupun sangat sesuai dengan kemampuan hasan. Hari demi hari berlalu, dan akhirnya hari yang di nantikan hasan telah tiba, hasan di panggil di perusahaan tersebut. Test ujian masuk kerja diselesaikan dengan tepat waktu, interview dengan personalia pun berjalan dengan baik, dan hasan merasa sangat yakin bahwa dia akan diterima di perusahaan tersebut. Satu bulan telah berlalu, tidak ada respon dari perusahaan tersebut, ternyata hasan gagal diterima perusahaan tersebut.

Apakah ini nasib hasan..? Setiap kegagalan pasti ada sebabnya, setiap pemenang pasti mempunyai nilai lebih, namun bukan berarti karena gagal kita terpuruk dalam kekecewaan, hasan telah melakukan yang terbaik dan melakukan semaximalnya untuk meraih tujuannya, tapi dibalik kemampuan hasan ternyata ada seseorang yang mempunyai nilai lebih dari hasan. Inilah kehidupan, setiap kehidupan mempunyai nilai, manusia ditekankan harus berusaha bangkit dari kegagalan. Ini bukanlah akhir dari kehidupan hasan, ini bukanlah nasib hasan, ia masih dapat memilih kehidupannya dan ia masih dapat menentukan nasibnya.

Terdapat beberapa posisi pekerjaan dari berbagai perusahaan menentukan persyaratan kerja yang sulit dipenuhi oleh beberapa orang secara fisik. Misalkan saja di dunia entertainment, pembawa acara di televisi, dan lain sebagainya. Salah satu persyaratan yang diminta yaitu ‘berpenampilan menarik’. Apakah jika seseorang yang ‘tidak menarik’ tidak dapat meraih pekerjaan tersebut..? umumnya tidak, tapi tidak menutup kemungkinan juga jika seseorang yang tidak berpenampilan menarik, tidak dapat terjun ke dunia entertainment atau bekerja sebagai pembawa acara di televisi. Jika orang tersebut berusaha semaximal mungkin dan membuktikan bahwa ia mempunyai kemampuan dan bakat yang tidak dimiliki orang lain, pasti orang tersebut dapat meraihnya.

Disaat manusia masih kanak-kanak, mereka tidak dapat memilih sepenuhnya kehidupan mereka, disaat manusia masih kanak-kanak mereka tidak dapat memilih tujuan dan arah mana yang akan mereka pilih, disinilah orang tua membawa peran penting dalam kehidupan manusia disaat kanak-kanak. Tapi setelah dewasa, mereka dapat memilih mana yang baik atau buruk bagi kehidupan mereka masing-masing. Mereka sudah tidak lagi diarahkan oleh orang tua, malah terkadang melawan orang tua oleh karna keinginannya. DIA memberikan pilihan dalam kehidupan manusia, DIA memberikan kebebasan kepada setiap manusia untuk memilih jalan kehidupannya masing-masing.

Jodoh ditangan Tuhan, benarkah..? Saya berpendapat bahwa jodoh sepenuhnya ada di tangan manusia, namun DIA lah yang memberikannya kepada kita, manusia hanya memilih ‘mau atau tidak’. Manusia menentukan kehidupannya sendiri, apakah ingin menikah atau tidak, itu adalah kebebasan setiap manusia. Jika seorang wanita dihadapkan dengan pilihan, apakah ia mau menerima seorang pria dengan wajah yang tampan tapi miskin..? atau menerima seorang pria yang tidak tampan namun kaya raya..?’ itu merupakan sepenuhnya pilihan wanita tersebut, dibalik pilihan itu terdapat berkatnya masing-masing.
TAKDIR
Apa itu takdir..? Takdir yaitu suatu kehidupan yang seutuhnya adalah hak pemberian Sang Pencipta, yang pada hakekatnya manusia tidak dapat mengelak atau menentukan takdirnya sendiri. Apakah nasib dan takdir itu sama..? Nasib dan takdir jelas berbeda. Manusia tidak dapat memilih dimana atau dari keluarga mana manusia itu ingin dilahirkan. Itu adalah takdir, itu adalah hakNya. DIA punya rencana atas setiap kehidupan manusia, hanya bagaimana manusia itu sendiri peka mendengar suaraNya atau tidak.

KEBERUNTUNGAN
Apakah seorang manusia dilahirkan dengan wajah yang tampan atau cantik itu merupakan keberuntungan..? ataukah sebaliknya, jika seorang manusia dilahirkan dengan wajah yang tidak menarik dikatakan sebagai ketidakberuntungan..?

Di kota jakarta, tinggal sepasang suami istri yang dinilai mempunyai kehidupan yang cukup mewah di lingkungannya, dan mereka mempunyai seorang anak laki-laki yang berusia 10 tahun, tommy namanya. Hampir semua orang yang tinggal di lingkungan itu mengatakan bahwa mereka mempunyai seorang anak laki-laki yang lucu dan tampan. Banyak ibu-ibu yang menyempatkan diri untuk melihat dan bercanda tawa dengan anak tersebut. Lalu ditempat lain, beberapa kilo dari rumah tommy, tinggal sepasang suami istri yang memiliki kehidupan mewah dan mereka mempunyai seorang anak laki-laki yang berusia 10 tahun, Donni namanya. Donni tinggal di keluarga yang mewah dan apapun yang di inginkan donni, maka dengan mudah donni mendapatkan keinginannya itu. Namun dari kehidupannya yang mewah, donni mempunyai wajah yang ‘tidak menarik’ dan memiliki tubuh yang gendut. Orang-orang di lingkungan itu menyebut donni “lucky dut” atau seorang anak laki-laki gendut yang memiliki keberuntungan karena dilahirkan dari keluarga kaya. Apakah dari kedua cerita tersebut terdapat faktor keberuntungan..? Saya beranggapan bahwa dalam kedua cerita tersebut bukan sebuah keberuntungan yang ditekankan, tapi takdirlah yang memilih mereka, DIA lah yang menentukan, namun nasiblah yang membawa mereka kedalam keadaan seperti itu.
 

Apakah faktor keberuntungan itu ada..? faktor keberuntungan memang ada di setiap manusia masing-masing. ‘Suatu hari ketika saya naik taksi, saya menemukan sebuah dompet’ Apakah itu suatu keberuntungan..? Saya mengatakan itu suatu keberuntungan, namun bagaimana memproses keberuntungan itu menjadi berkat adalah hal terpenting. Keyakinanlah yang akan berbicara, jika saya mengambil dompet tersebut, adakah konsekuensi yang saya dapatkan..? Jika saya mengembalikan dompet tersebut kepada pemiliknya, adakah berkat yang saya terima..? Setiap keputusan mempunyai nilainya tersendiri, dan setiap nilai mempunyai kepuasannya masing-masing. Memenangkan undian itu adalah keberuntungan, menang dalam permainan casino itu suatu keberuntungan, dan lain sebagainya.

KEYAKINAN
Dari beberapa pernyataan tentang nasib, takdir dan keberuntungan, semuanya dilandaskan atas dasar keyakinan manusia masing-masing, percayakah anda dengan nasib..? takdir..? dan keberuntungan..? Keyakinan adalah suatu emosi yang timbul karna pemikiran manusia, lalu dipantulkan ke dalam hati nurani dan menghasilkan nilai-nilai kepercayaan bagi setiap individu tersendiri.


Bagaimana sudah jelas perbedaan antara ketiganya semoga artikel ini biisa menambah wawasan sobat semuanya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Inilah Beda Takdir, Nasib Dan Keberuntungan"

Post a Comment