Dan Akirnya Marwah Daud Mundur dari MUI

Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah menerima pengunduran diri dari Marwah Daud yang memilih setia kepada pimpinan Padepokan Dimas Kanjeng, Taat Pribadi. Pengunduran diri Marwah disampaikan lewat pesan WhatsApp kepada pengurus MUI.

Wakil Ketua Umum (Waketum) MUI Zainut Tauhid mengatakan surat elektronik pengunduran diri Marwah disampaikan oleh Wasekjen Zaitun Rasmin. Pesan disampaikan sesaat setelah MUI menggelar rapat pimpinan harian MUI terkait keberadaan Padepokan Dimas Kanjeng di Probolinggo, Jawa Timur.

"Kemarin baru disampaikan lewat WA, lewat Pak Zaitun Rasmin (Wasekjen MUI) saat kami selesai rapat pimpinan harian MUI. Untuk surat resminya tertulis akan disampaikan segera," kata Zainut saat dihubungi, Rabu (5/10/2016).

"Jadi Marwah sudah resmi mundur dari MUI sejak kemarin (Selasa (4/10))," lanjutnya.

Zainut mengaku tak mengingat alasan pengunduran diri Marwah yang juga tercatat sebagai pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI). Namun dari dugaan pribadinya, Marwah keluar karena ingin konsentrasi mengawal kasus yang mendera Dimas Kanjeng. Marwah mundur dari posisi Ketua Komisi Perempuan, Remaja dan Anak MUI

"Saya lupa alasan pastinya apa. Tapi saya menduga masalah kasus padepokan Dimas Kanjeng. Dia akan konsen untuk mengawal kasus tersebut. Dia kan murid di sana," ujar Zainut.

MUI menurut Zainut sebenarnya berencana memanggil Marwah terkait kegiatannya di padepokan Dimas Kanjeng. Namun hal itu urung dilakukan karena Marwah lebih dulu menyatakan undur diri.

"Kami sudah ada niat untuk panggil Marwah untuk konfirmasi terkait padepokan, tapi keburu mundur yang bersangkutan," kata dia. 


Sumber

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dan Akirnya Marwah Daud Mundur dari MUI"

Post a Comment