Proyek MRT Jakarta Yang Mangkrang Dari Tahun 1985

Presiden Joko Widodo ( Jokowi) pagi tadi meresmikan pengoperasian perdana mesin bor bawah tanah proyek Mass Rapid Transit (MRT) di Patung Pemuda, Senayan, Jakarta Pusat. Langkah Jokowi untuk memulai membangun transportasi publik ini diapresiasi. 

Anggota Komisi V DPR, Nusyirwan Soejono, menilai dengan dimulainya pengeboran proyek kereta bawah tanah ini Jokowi telah melakukan langkah berani. Sebab, pembangunan transportasi publik sering kali menghadapi sejumlah permasalahan yang sulit.

"Ini sebuah langkah berani mengingat proyek MRT telah masuk dalam tata ruang Pemda DKI Jakarta sejak 1985. Namun, tak pernah dimulai. Setelah melalui penantian panjang sekitar 25 tahun lamanya, hari ini kereta bawah tanah dimulai pengeborannya oleh Presiden Jokowi, ujar Nusyirwan di Jakarta, Senin (21/9).

Nusyirwan mengatakan, transportasi publik menjadi kebutuhan yang sangat mendesak, terlebih di tengah perkembangan Jakarta saat ini. Menurutnya, proyek MRT bersama program kereta rel ringan atau light rail transit (LRT) yang juga dalam tahap pelaksanaan, bisa menjadi solusi.

Menurut Ketua DPP PDI Perjuangan itu, dimulainya pengeboran bawah tanah tersebut memberikan semangat baru untuk terus bekerja menyelesaikan program-program penting lama yang tertunda.

Memang sangat banyak tantangan dan kendala yang dihadapi untuk memulai pekerjaan yang berlabel transportasi publik. Baik itu menyangkut soal lahan, pembiayaan dan administrasi yang rumit, paparnya.

Begitu lamanya rentang waktu sejak proyek MRT dalam rancangan tata ruang Pemda DKI Jakarta hingga sekarang baru bisa proyek tersebut bisa dijalankan. Kita mengapresiasi Presiden Jokowi yang teguh menjalankan program penting untuk transportasi publik, tambahnya.

Nusyirwan mengatakan, selain membutuhkan keberanian Presiden dalam mengambil keputusan memulai proyek MRT, di sisi lain juga dibutuhkan pengertian masyarakat.

Memang membutuhkan pengorbanan rakyat dengan semakin macetnya kondisi jalan raya di DKI Jakarta dan sekitarnya. Namun, kita berharap dua tahun mendatang, kita akan memiliki transportasi publik yang murah dan handal, ujar Nusyirwan.


Sumber

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Proyek MRT Jakarta Yang Mangkrang Dari Tahun 1985"

Post a Comment